Sejarah Pembangunan dan Alasan Mengapa di Tol Cipularang Sering Terjadi Kecelakaan

Sejarah  
Tol Cipularang. Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Tol Cipularang KM 90 sampai KM 100 karena aspek geometric. Foto: Republika.
Tol Cipularang. Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di Tol Cipularang KM 90 sampai KM 100 karena aspek geometric. Foto: Republika.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Kecelakaan beruntun melibatkan 17 kendaraan terjadi di ruas jalan Tol Cipularang, KM 92 Purwakarta, Ahad (26/6/2022). Rem blong bus PO Laju Prima diduga menjadi pemicu kecelakaan tersebut. Seringnya kecelakaan lalu lintas di Cipularang khususnya KM 90--KM 100 melahirkan sejumlah cerita mistis.

Cipularang adalah akronim dari (Cikampek-Purwakarta-Padalarang). Ruas tol itu dibangun untuk menghubungkan Cikampek- Purwakarta-Padalarang yang sudah direncanakan sejak 1991 oleh Konsorsium Citra Ganesha yang terdiri atas perusahaan Grup Citra, Travalgar dan Jasa Marga.

BACA JUGA: Download Video TikTok tanpa Watermark? Pakai Saja SnapTik

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Namun pembangunan Tol Cipularang tak kunjung terlaksana hingga 1996, padahal proyek ini sudah mendapatkan izin untuk pembangunan. Pada 1997 proyek ini kembali gagal dilaksanakan karena krisis moneter, hingga pemerintah mencabut izin konsorsium pembangunan tol Cipularang pada Juni 2001.

Hingga dua tahun kemudian, proyek tol ini kembali diprakarsai Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri pada 2003 untuk menyambut KTT Asia – Afrika serta untuk memepringati 50 tahun KTT Asia – Afrika di Bandung tahun 1955. Tol Cipularang selesai dibangun pada akhir April 2005 dan pada 12 Juli 2005 tol diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, bersamaan dengan peresmian jalan layang Pasupati (Pasteur-Cikapayang-Suropati).

BACA JUGA: 9 Alasan GB WA Banyak Diburu dan Disukai Netizen, Download di Sini Dijamin Aman!

Proyek kerja sama Jasa Marga dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu dibangun dua tahap. Pertama Cikampek – Sadang, dibuka pada 1 Agustus 2003 dan Padalarang – Cikamuning, dibuka pada 21 September 2003 (17,5 km), dan tahap 2 Sadang – Cikamuning yang dibuka pada 26 April 2005 sejauh 41 km. Tahap pertama pembangunan Tol Cipularang menelan dana sebesar Rp 745 miliar dan pada tahap kedua menghabiskan dana Rp 3,9 triliun.

Proyek Cipularang I sepanjang 17 km dimulai pada tahun 2002 dan selesai pada Januari 2004, serta Cipularang II sepanjang 41 km. Cipularang memiliki total panjang 54 km dan sempat menjadi tol terpanjang di Indonesia saat itu. Lalu

BACA JUGA: Bikin Melongo, Gaji Satpol PP Capai Rp 57 Juta Ngalahin Gaji Mba-Mba SCBD Sampai Gaji Menteri

Pembangunan Tol Cipularang ini membuat waktu tempuh Jakarta ke Bandung hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Waktu tempuh tersebut dihitung jika kamu berangkat dari Cawang. Jalan tol ini merupakan bagian dari Jalan Tol Purbaleunyi (90 km).

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image