Wirda Mansur Mimpi Bertemu Rasulullah dan Abu Bakar, Dimarahi karena tak Mau Menghafal Alquran

News  
Wirda Mansur pernah bertemu Rasulullah dalam mimpi. Ia bahkan mengaku diajak sholat berjamaah di dalam rumah Rasulullah.
Wirda Mansur pernah bertemu Rasulullah dalam mimpi. Ia bahkan mengaku diajak sholat berjamaah di dalam rumah Rasulullah.

KURUSETRA -- Banyak umat Muslim yang berharap bisa bertemu Rasulullah walaupun hanya lewat mimpin. Namun, hanya orang-orang terpilih saja yang memiliki keberuntungan tersebut. Wirda Mansur, putri sulung Ustadz Yusuf Mansur adalah satu dari sedikit umat Muslim yang pernah bertemu Rasulullah.

Wirda bermimpi bertemu Rasulullah ketika berusia sekitar tujuh tahun. Di acara Chatting dengan YM di salah satu stasiun televisi swasta beberapa tahun lalu, Wirda menceritakan bagaimana ia bertemu Rasulullah lewat mimpi.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Kalau Punya Duit Saya Mending Dagang Rambutan daripada Bikin Bank Islam

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Di malam sebelum Wirda mimpi bertemu Rasul, ia dan UYM masih sempat bercanda-canda di meja makan. Istri UYM, Maemunah, tiba-tiba memberitahu, "Pah, Kakak dah hafal Yaasiin sampai Innamaaamruhu loh..." .

UYM terkejut. "Putriku... 7 tahun... tapi sudah hafal Yaasiin sampai innamaaamruhuu... Masa sih...?" tanya UYM.

Lalu UYM meminta Wirda membaca Yaasiin. " Yaasiin Innamaa amruhuu idzaa arooda syai-an ay yaquula lahuu kun fayakuun," begitu baca Wirda.

UYM terharu, tiba-tiba melihat Wirda dan sang istri senyum-senyum. Dan ia baru sadar, jika istri dan anaknya sedang bercanda dengannya.

Bukannya Wirda hafal utuh satu Yaasiin, melainkan benar-benar hanya Yassiiin Innamaa amruhu.... Hanya ayat pertama dan ayat 82.

"Wah... Papah dikerjain nih... tapi Papah senang... 2 ayat pun, Quran," ujar sang ustaz.

Kemudian, malam itu selepas berbincang dengan ayah dan ibunya, sekitar pukul 9, Wirda kecil tidur di kamarnya. Dan peristiwa itu pun terjadi.

Sekitar jam 2 dini hari, Wirda tiba-tiba masuk ke kamar UYM. Ia membangunkan sang ayah sambil terisak.

"Pah... Pah... Kakak dimarahin..."

UYM bingung. "Siapa Kak yang marahin...?"

"Rasulullah...," kata Wirda.

"Rasul kok marahin Kakak? Kenapa?" tanya UYM.

"Kakak ditanya, kenapa hanya mau ngafal 1 juz? 15 juz? Kenapa nggak semuanya aja? 30 juz?" kata Wirda sambil nangis.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Kiai Wahab Tabrakan karena Ngerem Motornya Pakai Kaki

Wirda lantas bercerita, saat mimpi ia sedang bermain ayunan di sebuah taman bersama adiknya. "Tiba-tiba ada dua orang datang kayak lampu tidak kelihatan (saking terangnya). Mereka menghampiri dan mengucapkan salam, assalamualaikum, dan saya jawab walaikumsalam," kata Wirda.

"Salah satunya," kata Wirda melanjutkan, "lalu bilang, saya Abu Bakar. Saya kaget. Tiba-tiba saya sudah ada di halaman belakang, diajak masuk ke lorong tiba-tiba putih semua, saya tidak tahu di mana. Saya lihat ada satu buah rumah yang berbahan seperti dari batu Hajar Aswad warnanya hitam mengkilap, dan ada mutiara-mutiara warna emas."

Wirda lalu diajak masuk ke dalam rumah tersebut. "Lalu satu orang lagi yang bersama Abu Bakar di dalam rumah bertanya, 'mengapa kamu gak mau menghafal 30 juz, padahal sudah dikasih kemudahan?'."

"Saya gak yakin bisa, karena susah," Wirda menjawab.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Guus Hiddink Orang NU yang Bawa Korsel ke Semifinal Piala Dunia

Lalu, Wirda diajak keluar rumah dan melihat sebuah sungai. Di samping sungai tersebut ada pohon mangga di mana buahnya tergantung. "Tapi sudah tidak ada kulitnya," kata Wirda.

Lalu Wirda diminta untuk berwudhu dan diajak orang sholat berjamaah. "Tapi saya tidak tahu itu sholat apa," kata Wirda. Selesai sholat, orang yang bersama Abu Bakar lalu berkata, "Kalau kamu yakin menghafal Alquran itu pasti kamu bisa. Saya ini Rasulullah."

Saat itu Wirda mengaku hanya bisa mengucapkan shalawat. "Allahuma sholi ala sayidina muhammad."

UYM yang mendengar cerita Wilda mengaku langsung tertegun. "Masya Allah, malamnya Wirda bercanda-canda dengan saya, eh Rasul datangin Wirda dalam mimpinya," kata UYM.

BACA JUGA: Gus Baha: Suara Dangdutan Saja Boleh Kencang, Kenapa Kalimat Zikir Gak Boleh Keras-Keras?

Wirda lantas mengajak UYM ke kamarnya. Dia menunjukkan kertas. Isinya syair. "Dari Rasul. Tapi jangan dikasih tahu yang lain," kata Wirda pada sang ayah.

UYM tertegun dan berkata, "Subhanallah."

Wirda kemudian berkata, “Kakak meniatkan dan berjanji ngafal Alquran sampe 30 juz.”

UYM lalu bertanya ke Wirda, tentang bagaimana rupa Rasul, rumahnya? Wirda bercerita jika ia diajak sholat bersama Rasulullah di rumah beliau.

"Saya geleng-geleng kepala. Luar biasa. Subhaanallaah Diajak shalat. Makmunan imaman sama Rasulullaah," kata UYM.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Gempa Yogya Terjadi karena Nyai Roro Kidul Marah Dipaksa Pakai Jilbab

Beberapa tahun kemudian, UYM dan keluarganya pergi umroh, termasuk Wirda. Mereka juga pergi ke Madinah, ziarah ke makanm Rasulullah. Saat itu, Wirda tidak melihat rumah Rasulullah yang ia lihat di dalam mimpi.

Wirda juga mencari jawaban, ke mana sungai yang dia liat, pohon buah yang dia liat? Karena semuanya sudah tidak ada. Apalagi pohon buahnya, buah mangga. Wirda saat di mimpi melihat pohon mangga, yang buahnya udah dalam keadaan terkupas kulitnya.

UYM dan keluarga lalu pergi ziarah ke makam nabi, shalat di Nabawi, ke Roudhoh. Hingga UYM kedatangan Dr. Syafiq Basalamah, asal Jember, yang menjadi ahlul Madinah. "Relasinya begitu luas. Dr. Syafiq ini bahkan pengisi suara di CD-CD sejarah Makkah, Madinah, yang diterbitkan Saudi sana. Berikut alih bahasanya," kata UYM.

Kemudian terbersitlah di pikiran UYM untuk mengajak anak-anak, termasuk Wirda ke museum Madinah. "Kami pergi ke Museum Nabawi. Sampe di sana, Wirda memekik “Pah .!!!”

“Pah ! Lihat Ini rumahnya Rasul !”. Betul, ada replika rumahnya Rasul. Wirda nunjuk-nunjuk ke replika itu.

“Persis yang kakak liat dan kaka masuk ”. Saya liat matanya berbinar, dan seperti mau nangis.

Dr. Syafiq kemudian berkisah. Mengisahkan satu demi satu apa yang ada di musium Madinah tersebut.

"Alhamdulillaah Sekian dulu Mohon doanya buat Wirda dan 4 adiknya yang lain. Saya doakan buat semuanya juga Saya doain semua bisa rajin shalawat, supaya bisa ke Masjid Nabawi, ziarah ke makam Rasul, dan shalat di sana, khushushon di Roudhoh," kata UYM.

"Saya doain juga supaya bisa punya anak-anak penghafal Qur’an. Bahkan diri kita semua, bisa ngafal Qur’an. Di tengah kesibukan dan profesi."

BACA JUGA:
Humor Gus Dur: Yang Pendendam Itu Unta Bukan Manusia
Humor Gus Dur: Ratusan Orang NU Jadi Muhammadiyah karena Sholat Tarawih
Sujiwo Tejo: Yang Belain Wayang Mungkin Hanya Ingin Gaduh

TONTON VIDEO PILIHAN UNTUK ANDA:

.

Ikuti informasi penting seputar berita terkini, cerita mitos dan legenda, sejarah dan budaya, hingga cerita humor dari KURUSETRA. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di KURUSETRA dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: kurusetra.republika@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook KURUSETRA.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image