Bilqis Prasista Miliki DNA Juara Dunia dari Ayah dan Ibunya, Joko Supriyanto-Zelin Resiana

News  
Bilqis Prasista mengalahkan Akane Yamaguchi dari Jepang pada pertandingan tunggal putri bulu tangkis di BWF Thomas dan Uber Cup Finals 2022 yang digelar di Impact Arena di Nonthaburi, Thailand, 11 Mei 2022. Foto: Republika
Bilqis Prasista mengalahkan Akane Yamaguchi dari Jepang pada pertandingan tunggal putri bulu tangkis di BWF Thomas dan Uber Cup Finals 2022 yang digelar di Impact Arena di Nonthaburi, Thailand, 11 Mei 2022. Foto: Republika

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Benar kata pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Pepatah itu melekat dalam diri pebulutangkis Bilqis Prasista. Kentalnya darah bulutangkis di dalam diri Bilqis membuatnya memiliki permainan ciamik dalam dunia tepok bulu.

Nama Bilqis menggema usai pebulutangkis berusia 18 tahun itu mengalahkan pebulutangkis nomor 1 di dunia asal Jepang, Akane Yamaguchi, di babak penyisihan grup A Piala Uber 2022. Pebulutangkis nomor 333 dunia itu menang dua set langsung dengan skor 21-19 21-19.

BACA JUGA: Apa Kira-Kira Pendapat Gus Dur Soal LGBT

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Kemenangan Bilqis pun disambut antusias netizen hingga nama Bilqis jadi trending topic di Twitter hari ini, Rabu (11/5/2022). Kemenangan itu pun mengungkapkan fakta jika Bilqis bukan pebulutangkis sembarangan. Ia memiliki darah murni bulutangkis dan DNA juara dunia dari kedua orang tuanya.

Bilqis adalah putri pasangan bulutangkis dunia, Joko Supriyanto dan Zelin Resiana. Ayah Bilqis, Joko adalah legenda bulutangkis Indonesia yang pernah menduduki peringkat 1 dunia di sektor tunggal putra. Sementara sang ibu, Zelin juga pernah menduduki peringkat 1 di dunia ganda putri dan campuran.

BACA JUGA: Germo Portugis Pasok Cabo ke Batavia, Banyak Pejabat Belanda Jadi Pelanggannya

Joko Supriyanto mantan pemain pelatnas di era 1990-an itu memiliki segudang prestasi bersama Indonesia. Joko pernah menjadi juara dunia sektor tunggal putra usai memenangkan Kejuaraan Dunia IBF 1993 setelah mengalahkan rekan negaranya, Hermawan Susanto di babak final.

Tak hanya itu, Joko yang sejak 1986 selalu masuk dalam skuat Piala Thomas, memenangkan empat kali kejuaraan beregu tersebut. Joko menjadi bagian dari tim Indonesia yang memenangkan Thomas Cup pada tahun 1994, 1996, 1998 dan 2000.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Pasukan Jin Ikut Apel Akbar NU karena Mereka Gak Minta Uang Transport

Sementara Zelin Resiana yang juga aktif di medio 90an dan masuk dalam tim putri Indonesia yang menjuarai Uber Cup 1994 dan 1996. Warisan darah bulu tangkis juga datang dari sang paman, Bambang Supriyanto. Bambang adalah adik Joko Supriyanto yang juga pernah menjadi pasangan di sektor ganda campuran bersama Zelin Resiana, ibu Bilqis.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image