Jejak Sejarah Pasukan NICA di Pasar Senen

Sejarah  
Pasukan NICA. Pasukan NICA dibentuk untuk kembali menguasai Indonesia. Foto: IST.
Pasukan NICA. Pasukan NICA dibentuk untuk kembali menguasai Indonesia. Foto: IST.

CERITA ABAH: Artikel ini adalah warisan berupa tuturan dari sejarawan sekaligus wartawan senior (Almarhum) Alwi Shahab kepada kami dan kami tulis ulang. Selamat Menikmati.

KURUSETRA -- Salam Sedulur...Orang Jakarta ternyata memiliki selera humor tinggi. Bahkan, bagi warga Betawi, humor seakan merupakan bagian dari hidup mereka. Mungkin karena kehidupan yang sulit, mereka mengalihkan kepedihan hidup itu melalui humor.

Kualitas humor orang Betawi bisa dibilang cukup berbobot. Seperti ketika Amerika Serikat (Presiden Kennedy) dan Uni Soviet (PM Kruschev) tengah bersaing untuk saling mendahului mengirimkan manusia ke ruang angkasa, maka muncullah nama planet untuk tempat pelacuran di Senen, Jakarta Pusat, yakni Planet Senen.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

BACA JUGA: Y2Mate, Cara Mudah Download Video YouTube Jadi Lagu (MP3) tanpa Aplikasi: Cepat dan Gratis

Sekalipun Planet Senen sudah dibongkar sejak masa Ali Sadikin menjadi gubernur DKI Jakarta, tapi tempat yang terletak di sepanjang Stasiun Senen itu tetap dikenal hingga saat ini. Pada akhir 1980-an, ketika terjadi perang antara Inggris dan Argentina memperebutkan pulau Malvinas, tempat pelacuran di Bekasi dinamakan Malvinas.

Ketika pada 15 Agustus 1945 Jepang takluk pada sekutu setelah negerinya di bom atom, maka di Jakarta pun ada Pasar Atom. Letaknya di Nordwijk, yang kini menjadi Jl Juanda, Jakarta Pusat. Keberadaan Pasar Atom hanya sekitar dua tahun. Saat itu di pinggir kali Ciliwung, ratusan pedagang menggelar dagangan mereka dari Hamoni sampai ke Pintu Air, Pasar Baru.

BACA JUGA: Raden Saleh, Lukisan Pangeran Diponegoro, dan Perang Jawa yang Bikin Bangkrut Belanda

Para pembeli di Pasar Atom sebagian besar anggota NICA (Netherlands Indies Civil Administration), yang datang sejak akhir September 1945, setelah proklamasi kemerdekaan, membonceng tentara sekutu. Di antara tentara sekutu terdapat tentara Inggris dari kesatuan Baret Merah, yang terkenal kelihaiannya dalam bertempur.

Di dalam tentara sekutu juga terdapat pasukan India yang kala itu masih bersatu dengan Pakistan dan Bangladesh. Di antara tentara India ini terdapat ‘muslimin’ sebutan rakyat untuk tentara yang beragama Islam.

BACA JUGA: Download Lagu (MP3) dari Youtube Pakai MP3 Juice: Gratis Sepuasnya, Cepat dan Mudah

Mereka sangat akrab dengan penduduk, seringkali mendatangi kampung, dan shalat berjamaah. Bahkan pasukan sekutu dari India yang beragama Islam itu sering memberikan makanan dan barang kepada penduduk. Ada di antara mereka yang kawin dengan penduduk setempat, dan kemudian masuk TNI.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image