Arab Saudi Kalahkan Argentina, Teringat Kisah Raja Arab Tertawa Usai Dengar Cerita Humor Gus Dur

Humor  
Presiden Gus Dur dan Raja Fahd. Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi obat mujarab bagi Raja Fahd, penguasa Arab Saudi. Foto: Gusdurian.
Presiden Gus Dur dan Raja Fahd. Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi obat mujarab bagi Raja Fahd, penguasa Arab Saudi. Foto: Gusdurian.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Arab Saudi sedang dalam euforia setelah timnasnya mengalahkan Argentina di Piala Dunia Qatar 2022. Kemenangan 2-1 Arab Saudi atas Messi Cs menjadi catatan bersejarah, hingga Raja Arab Saudi King Salman mengumumkan libur nasional di negaranya sebagai ungkapan kegembiraan dan menghadiahkan mobil Roll Royce kepada semua pemain timnasnya. Bicara Raja Arab Saudi, ada cerita lucu terkait Raja Arab Saudi yang dibuat tertawa terpingkal-pingkal ketika mendengar cerita humor dari Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Cerita Gus Dur menjadi obat mujarab bagi Raja Fahd, penguasa Arab Saudi sebelum King Salman. Saat itu Raja Fahd sudah 10 tahun tidak pernah tersenyum bahkan sejak naik tahta. Namun, Raja Fahd dibuat tertawa terbahak-bahak usai mendengar humor Gus Dur yang datang ke Arab Saudi sebagai presiden.

BACA JUGA: MP3 Juice: Download Video YouTube Gratis dari YouTube, Mudah Ubah Jadi Lagu (MP3), Aman, Cepat

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Cerita lucu alias guyonan memang menjadi senjata Gus Dur dalam berdiplomasi. Termasuk ketika bertemu Raja Fahd yang tertawa ketika bertemu Gus Dur. Jangankan tertawa hingga terlihat gigi serinya, Raja Fahd diketahui jarang sekali terlihat tersenyum. Tapi di hadapan Gus Dur, Raja Fadh sampai tertawa terpingkal-pingkal.

Ceritanya ketika Gus Dur mengunjungi Raja Fadh yang memerintah Arab Saudi dari 1982--2005. Dalam satu videonya Gus Dur meminta Raja Fadh tidak gampang percaya kepada rakyat Indonesia. Sebab menurut Gus Dur, rakyat Indonesia banyak yang pintar berbahasa Arab, tetapi bahasa Arab yang dikuasai adalah bahasa Arab yang dipelajari dari kitab-kitab lama.

BACA JUGA: Penjajahan Jepang di Indonesia, Wanita Belanda Jadi Budak Seks, Warga Jerman Aman tak Jadi Tahanan

"Paduka kan bahasa Arabnya modern," kata Gus Dur.

"Memangnya kenapa Pak Presiden?" tanya Raja Fahd.

BACA JUGA: Cak Nun: Gus Dur Itu Orang Muhammadiyah, Tapi Jadi Kiai di NU

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image