Ke Mana Perginya Ruh Hewan Setelah Mati?

News  
Kecebong salah satu hewan yang memiliki masa hidup panjang. Setelah fase hidup lima hari di dalam air, kecebong akan berubah menjadi katak muda hingga akhirnya menjadi katak dewasa yang memiliki masa hidup 5 sampai 10 tahun.
Kecebong salah satu hewan yang memiliki masa hidup panjang. Setelah fase hidup lima hari di dalam air, kecebong akan berubah menjadi katak muda hingga akhirnya menjadi katak dewasa yang memiliki masa hidup 5 sampai 10 tahun.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Dalam Alquran Surah Ali Imran ayat 185 Allah berfirman, Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan kematian. Manusia, malaikat, jin, setan, tumbuhan, sampai hewan pasti akan merasakan mati. Jika ruh manusia setelah meninggalkan jasad akan menuju akhirat, lalu bagaimana dengan hewan. Kemana ruh hewan selepas mati?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan, semua hewan, tumbuhan, dan perangkat yang ada di bumi diciptakan Allah untuk kepentingan manusia. "Semua yang ada di bumi ini diciptakan oleh Allah untuk membantu manusia menjalankan misi sebagai manusia," ungkap Ustadz Adi Hidayat dalam YouTube Shirathal Mustaqim.

UAH menjelaskan, misi pertama manusia hidup adalah untuk beribadah kepada Allah. Semua yang ada di bumi, kata UAH, diserahkan oleh Allah untuk digunakan dalam kepentingan ibadah.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

"Mineral diciptakan untuk diminum manusia agar fisik kuat untuk beribadah. Tidak sekedar untuk minum," ucap UAH.

Seperti ayam diciptakan untuk dimakan, dan ada sebagian untuk keindahan. Bukan untuk diadu dan disanjung-sanjung. Ada juga yang diciptakan untuk menunjukkan hal yang lain. "Misalnya nyamuk, diciptakan untuk memberikan indikasi bahwa lingkungan sekitar kotor," kata dia.

Jadi menurut UAH, semua yang diciptakan Allah untuk kepentingan manusia, sehingga ada yang diciptakan untuk dimakan, sebagai petunjuk, sebagai alarm kehidupan. Jadi, ketika hewan mati, maka sudah selesai tugasnya di dunia. Dan ia tidak akan menuju ke akhirat.

"Di akhirat nanti, sudah selesai masa tugasnya. Dia hanya untuk kebutuhan dunia saja. Kecuali nanti hal-hal yang khusus oleh Allah diizinkan terjadi," kata UAH. Ia mencontohkan tumbuh-tumbuhan yang ditanam kembali untuk mengisi taman surga. Ada juga hewan yang dihidupkan kembali oleh Allah di surga, seperti sapi betina dalam Kisah Nabi Musa alaihissalam, semut yang membantu Nabi Sulaiman alaihissalam, atau unta betina Nabi Shaleh alaihissalam.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image