Sujiwo Tejo: Babi Saja Buatan Tuhan Diharamkan, Apalagi Wayang Buatan Manusia

News  
Sujiwo Tejo berpendapat tidak ada yang salah jika Ustadz Khalid mengharamkan wayang selama pendapat tersebut ia yakini benar.
Sujiwo Tejo berpendapat tidak ada yang salah jika Ustadz Khalid mengharamkan wayang selama pendapat tersebut ia yakini benar.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Budayawan Sujiwo Tejo menyampaikan pendapatnya tentang polemik pengharaman wayang yang masih terus bergulir. Menurutnya, tidak ada salahnya jika Ustadz Khalid Basalamah berkata haram terhadap wayang, selama dia menyakini hal tersebut.

"Tapi nanti dikira aku pendukung dia, wong dikenal aja enggak, setuju juga enggak sama pendapatnya," kata Sujiwo Tejo di Karni Ilyas Club, Rabu 23 Februari 2022.

BACA JUGA: Sujiwo Tejo: Yang Belain Wayang Mungkin Hanya Ingin Gaduh

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Menurut dia, pendapat wayang haram tidak salah atau tidak benar. Apalagi semua pendapat masing-masing warga negara dilindungi undang-undang.

"Cuma benar kalau memang dia yakin itu haram, apa salahnya ngomong haram, kan di lindungi undang-undang berpendapat itu," kata Sujiwo Tejo.

Jangankan wayang yang bikinan manusia sejak Wali Songo, kata Sujiwo Tejo, Babi saja yang buatan Tuhan diharamkan tidak apa-apa. "Babi itu bikinan Tuhan loh, diharamkan apalagi wayang," kata Sujiwo Tejo.

BACA JUGA: Gus Baha: Sunan Giri Sebut Wayang Haram, Sunan Kudus Bilang Digepengkan Biar Halal

Hanya saja mereka yang tidak meyakini wayang tidak haram malah tutup mata. Padahal yang meyakini bir enggak haram, tetap saja meminumnya. "Tetap itu di Tangerang masih bisa beli bir, kalau malam-malam itu, walaupun agak susah," kata Sujiwo Tejo.

Artinya, penonton wayang tetap ada. Karena itu Sujiwo Tejo pun heran persoalan dari polemik tersebut di mana.

"Sama dengan kayak bir lah, ya kalau mau gampang di Bali, tapi di Tangerang masih bisa dapat bir," kata Sujiwo Tejo.

Polemik kasus wayang haram dimulai dengan tudingan kepada Ustadz Khalid Basalamah. Ia dituding melakukan penghinaan terhadap budaya Jawa, khususnya wayang setelah dalam satu ceramahnya ia menjawab pertanyaan seorang jamaah tentang wayang. Saat itu Ustadz Khalid Basalamah mengatakan jika sebaiknya wayang dimusnahkan setelah seorang dalang bertaubat.

BACA JUGA: Klarifikasi dan Minta Maaf, Ustadz Khalid: Tak Ada Kata-Kata Saya Haramkan Wayang

Ustadz Khalid sempat mengklarifikasi dan meminta maaf. Namun, hujatan terus datang kepadanya. Suasana kian keruh setelah Gus Miftah menggelar pertunjukan wayang kulit di Ponpes Ora Aji. Dalam pagelaran tersebut, Dalang Ki Warseno mengeluarkan sebuah wayang bergambar Ustadz Khalid Basalamah.

Tak hanya itu, sang dalang juga memaki-maki wayang Ustadz Khalid, bahkan menampilkan adegan tak elok. Seperti wayang Ustadz Khalid sedang bertransaksi dengan seorang PSK, hingga wayang tersebut dipukuli sampai tangannya patah. Sang dalang juga mengeluarkan kata-kata makian yang tidak pantas.

BACA JUGA: Klarifikasi dan Minta Maaf, Ustadz Khalid: Tak Ada Kata-Kata Saya Haramkan Wayang

TONTON VIDEO PILIHAN UNTUK ANDA:

.

Ikuti informasi penting seputar berita terkini, cerita mitos dan legenda, sejarah dan budaya, hingga cerita humor dari KURUSETRA. Anda juga bisa berpartisipasi mengisi konten di KURUSETRA dengan mengirimkan tulisan, foto, infografis, atau pun video. Kirim tulisan Anda ke email kami: kurusetra.republika@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook KURUSETRA.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image