Fakta dan Sejarah Tol Surabaya-Mojokerto, Lokasi Kecelakaan Bus yang Tewaskan 14 Orang

Sejarah  
Kecelakaan Tunggal. Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di KM 712 Jalan Tol Mojokerto-Surabaya, Senin (16/5/2022). Dilaporkan 14 orang meninggal dunia dan 12 orang luka-luka dalam peristiwa tersebut. Foto: Republika.
Kecelakaan Tunggal. Sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan tunggal di KM 712 Jalan Tol Mojokerto-Surabaya, Senin (16/5/2022). Dilaporkan 14 orang meninggal dunia dan 12 orang luka-luka dalam peristiwa tersebut. Foto: Republika.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Kecelakaan tunggal menimpa sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan warga Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur, mengalami kecelakaan di KM 712 Jalan Tol Mojokerto-Surabaya, Senin (16/5/2022). Rombongan itu sempat berwisata ke Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, dan mengalami kecelakaan saat hendak pulang ke Surabaya. Sejauh ini 14 orang dilaporkan meninggal dunia dan 12 orang luka-luka dalam kecelakaan tersebut.

Jalan Tol Surabaya–Mojokerto atau Jalan Tol Sumo adalah jalan tol yang membentang sepanjang 36,27 kilometer. Jalan tol ini menghubungkan Kota Surabaya dengan Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA: Benarkah Candi Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman? Ini 10 Buktinya

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Jalan tol ini terhubung dengan Jalan Tol Kertosono-Mojokerto di sebelah barat, serta Jalan Tol Surabaya-Gempol dan Jalan Tol Waru-Juanda di sebelah timur. Selain itu, Jalan Tol Sumo juga direncanakan terhubung dengan Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar di Simpang Susun Wringinanom yang langsung terhubung dengan Jalan Tol Surabaya-Gresik.

Beroperasi penuh sejak 2017, jalan tol ini melintasi Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Mojokerto. Jalan Tol Surabaya–Mojokerto merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Jawa dan menjadi akses utama yang menghubungkan Surabaya, Jakarta dan Banten via jalan tol.

BACA JUGA: Ruhut Sitompul Dinilai Rasis Usai Posting Foto Meme Anies Pakai Baju Adat Papua

Pembangunan tol ini dimulai pada 2007 dan dioperasionalkan secara bertahap. Seksi IA sepanjang 2,3 kilometer (Waru-Sepanjang, diresmikan 27 Agustus 2011), seksi IV sepanjang 18,47 kilometer (Krian-Kota Mojokerto, diresmikan 19 Maret 2016), serta seksi IB 4,3 km (Sepanjang-WRR); seksi II 5,1 km (WRR-Driyorejo); dan seksi III 6,1 km (Driyorejo-Krian) diresmikan 19 Desember 2017.

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:
>
Banyak Pria Jakarta Sakit Raja Singa Gara-Gara Wisata "Petik Mangga"

> Humor Gus Dur: Orang Jepang Sombong Mati Kutu di Depan Sopir Taksi

> Rektor ITK Singgung Manusia Gurun, Teringat Humor Gus Dur Tentang Unta Hewan Gurun yang Pendendam

> Kiai Tampar Anggota Banser: Kiai Gak Dijaga Malah Gereja yang Dijaga!

> Kata Siapa Muhammadiyah tidak Punya Habib, KH Ahmad Dahlan Itu Keturunan Rasulullah

> Pak AR Salah Masuk Masjid, Diundang Ceramah Muhammadiyah Malah Jadi Imam Tarawih di Masjid NU

> Humor Gus Dur: Yang Bilang NU dan Muhammadiyah Berjauhan Hanya Cari Perkara, Yang Dipelajari Sama

> Humor Cak Nun: Soal Rokok Muhammadiyah Terbelah Jadi Dua Mahzab

> Humor Ramadhan: Puasa Ikut NU yang Belakangan, Lebaran Ikut Muhammadiyah yang Duluan

> Muhammadiyah Tarawih 11 Rakaat, Pakai Formasi 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1?

.

Ikuti informasi penting seputar berita terkini, cerita mitos dan legenda, sejarah dan budaya, hingga cerita humor dari KURUSETRA. Kirim saran dan kritik Anda ke email kami: kurusetra.republika@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook KURUSETRA.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Seperti Cinta, Kisah Sejarah Juga Perlu Diceritakan

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image