Kata Siapa Muhammadiyah tidak Punya Habib, KH Ahmad Dahlan Itu Keturunan Rasulullah

Sejarah  

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Sebagai organisasi Islam pembaharu, PP Muhammadiyah tidak mementingkan keningratan sebagai syarat menjadi ulama. Karena tak heran di Muhammadiyah Sedulur jarang mendengar kadernya memiliki gelar habib alias keturunan Rasulullah. Namun, jika disebut di Muhammadiyah tidak ada habib tidak sepenuhnya tepat, karena ternyata KH Ahmad Dahlan, sang pendiri nasabnya tersambung kepada Rasulullah Shalallahu Alahi Wassalam.

Sedulur tidak percaya? Memang kebanyakan keturunan Rasulullah yang diberi gelar habib, sayyid, dzuriyat, ahlulbait, dan alawiyin memiliki perawakan fisik seperti orang Timur Tengah. Sehingga mungkin tidak ada yang menyangka jika Kiai Dahlan memiliki darah Rasulullah.

BACA JUGA: Tidak Ada Istilah Darah Biru atau Keluarga Ningrat di Muhammadiyah

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Seperti diungkapkan Ustadz Adi Hidayat dalam sebuah ceramahnya. Ustadz Adi Hidayat mengatakan dua pendiri organisasi Islam terbesar di Indonesia, KH. Hasyim Asy'ari (pendiri PBNU) dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) ternyata nasabnya sampai kepada Rasulullah. Meski pun kedua ulama besar ini tidak memiliki ciri fisik orang Arab.

"Tidak banyak orang tahu bahwa dua orang ini merupakan keturunan Rasulullah Muhammad SAW," kata Ustadz Adi Hidayat LC, MA.

BACA JUGA: Humor Gus: Cinta Sejati Seperti Tarawih Mampu Bertahan Sampai 23 Rakaat, Tapi Mas Saya Muhammadiyah

Berikut garis nasab KH Ahmad Dahlan yang diungkapkan Ustadz Adi Hidayat:

1. KH Ahmad Dahlan bin

2. KH. Abu Bakar bin

3. Kyai Ilyas bin

4. Ki Demang Juru Kapindo bin

5. Ki Demang Juru Sapisan bin

6. Ki Ageng Gribig bin

7. Sunan Giri atau Raden Ainul Yaqin bin

8. Maulana Ishaq bin bin

9. Sayyid Syaikh Jumadil Qubro atau Jamaluddin Akbar Al-Khan bin

10. Sayyidina Muhammad Al Baqir bin

11. Sayyidina ‘Ali Zainal ‘Abidin bin

12. Al-Imam Sayyidina Hussain bin

13. Al-Husain putera Ali bin Abu Tholib dan Fatimah Az-Zahra binti Muhammad

14. Fatimah Az-Zahra binti

15. Nabi Muhammad Shallahu Alahi Wassalam.

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:
> Pak AR Salah Masuk Masjid, Diundang Ceramah Muhammadiyah Malah Jadi Imam Tarawih di Masjid NU

> Humor Gus Dur: Yang Bilang NU dan Muhammadiyah Berjauhan Hanya Cari Perkara, Yang Dipelajari Sama

> Humor Cak Nun: Soal Rokok Muhammadiyah Terbelah Jadi Dua Mahzab

> Humor Ramadhan: Puasa Ikut NU yang Belakangan, Lebaran Ikut Muhammadiyah yang Duluan

> Muhammadiyah Tarawih 11 Rakaat, Pakai Formasi 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1?

.

Ikuti informasi penting seputar berita terkini, cerita mitos dan legenda, sejarah dan budaya, hingga cerita humor dari KURUSETRA. Kirim saran dan kritik Anda ke email kami: kurusetra.republika@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook KURUSETRA.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image