Humor Gus Dur: Pelaku Bom Bunuh Diri Nyesel Ketemu Bidadari Tapi Kepalanya Ditahan Polisi

Humor  
KH Abdurrahman Wahid. Gus Dur ditanya soal pelaku bom bunuh diri yang menurutnya justru menyesal ketemu bidadari tapi kepalanya ketinggalan di dunia. Foto: IST.
KH Abdurrahman Wahid. Gus Dur ditanya soal pelaku bom bunuh diri yang menurutnya justru menyesal ketemu bidadari tapi kepalanya ketinggalan di dunia. Foto: IST.

KURUSETRA -- Salam Sedulur... Salah satu alasan Ustadz Abdul Somad (UAS) dideportasi dari Singapura karena ustadz asal Riau itu dianggap radikal lantaran membolehkan bom bunuh diri. Bicara bom bunuh diri, KH Abdurrahman Wahid punya cerita lucu tentang pelakunya yang diklaim masuk surga.

Satu ketika, Gus Dur ditanya seorang wartawan tentang maraknya aksi bom bunuh diri, di mana pelakunya disebut "pengantin". Pelaku menganggap kematiannya adalah syahid dan akan bertemu dengan bidadari surga.

BACA JUGA: Humor Gus Dur: Kiai Sepuh Menyerah Istri Muda "Bunuh Kafir" di Malam Pertama

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Namun masyarakat masih heran bagaimana bisa seorang pelaku bom bunuh diri mati syahid, padahal ada orang tak berdosa yang ikut meninggal dunia. "Gus, menurut Anda, betulkah para pengebom itu mati syahid dan bertemu bidadari di surga?” tanya salah seorang wartawan.

“Memangnya sudah ada yang membuktikan?” Gus Dur bertanya balik.

“Tentu saja belum kan, ulama maupun teroris itu kan belum pernah ke surga," ujar Gus Dur lagi.

BACA JUGA: 10 Tahun tak Pernah Senyum, Raja Arab Saudi Tertawa Mendengar Humor Gus Dur

“Lantas, apakah benar mereka tergolong mati syahid, Gus?” kata wartawan lainnya.

"Mereka itu yang jelas bukan mati syahid, tetapi mati sakit. Kalau pun mereka masuk surga, mereka akan menyesal bertemu bidadari, karena kepalanya masih tertinggal di dunia dan ditahan oleh polisi,” kata Gus Dur.

BACA BERITA MENARIK LAINNYA:
> UAS Ternyata Idolakan Cak Nun, Cium Tangan Ketika Sowan ke Jombang Sebagai Tanda Hormat

> Humor NU: Orang Muhammadiyah Ikut Tahlilan Tapi Gak Bawa Pulang Berkat, Diledek Makan di Tempat Saja

> Bolehkah Makan Nasi Berkat dari Acara Tahlilan? Halal Bisa Jadi Haram

> Banyak Pria Jakarta Sakit Raja Singa Gara-Gara Wisata "Petik Mangga"

> Kata Siapa Muhammadiyah tidak Punya Habib, KH Ahmad Dahlan Itu Keturunan Rasulullah

> Pak AR Salah Masuk Masjid, Diundang Ceramah Muhammadiyah Malah Jadi Imam Tarawih di Masjid NU

> Humor Gus Dur: Yang Bilang NU dan Muhammadiyah Berjauhan Hanya Cari Perkara, Yang Dipelajari Sama

> Humor Cak Nun: Soal Rokok Muhammadiyah Terbelah Jadi Dua Mahzab

> Humor Ramadhan: Puasa Ikut NU yang Belakangan, Lebaran Ikut Muhammadiyah yang Duluan

> Muhammadiyah Tarawih 11 Rakaat, Pakai Formasi 4-4-3 atau 2-2-2-2-2-1?

.

Ikuti informasi penting seputar berita terkini, cerita mitos dan legenda, sejarah dan budaya, hingga cerita humor dari KURUSETRA. Kirim saran dan kritik Anda ke email kami: kurusetra.republika@gmail.com. Jangan lupa follow juga Youtube, Instagram, Twitter, dan Facebook KURUSETRA.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Seperti Cinta, Kisah Sejarah Juga Perlu Diceritakan

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image